Kuil Eishozan Myoryuji
(Peta Kuil)

• Nama Resmi: Kuil Eishozan Myoryuji
• Sekte: Nichiren Shu, Buddhisme
• Didirikan pada tahun: 1385 Oleh: Tanesada Chiba
• Bhiksu Pendiri: Nichiei (1344-1420)
• Objek Utama Kuil: Rupang Nichiren dan Stupa Odaimoku
• Alamat: 17-20, Komachi 2-chome, Kamakura, Kanagawa 248-0006
• Luas Kuil: lebih kurang 2,500 M3
• Lokasi: 500 meter utara dari stasiun Kamakura
• Jarak tempuh dari stasiun: 10 minute
• Biaya masuk: Gratis
• Buka: 10:00 - 18:00
• No Telepon: 0467-23-3195
• Penginapan: Tidak tersedia

Ringkasan Sejarah

Kuil ini terletak di tempat dimana Tanesada Chiba (1288-1336), seorang bangsawan ternama di Propinsi Chiba, tinggal dan menjalankan tugas KeShogunan Kamakura. Nama Propinsi Chiba, berasal dari namanya. Nenek moyang beliau ikut berjuang bersama Yoritomo Minamoto (1147-1199), pendiri dari KeShogunan Kamakura, melawan kelompok Taira, dan sangat berperang terhadap kemenangan dari peperangan ini.

Bhiksu yang sangat terkenal sebagai pendiri dari kuil ini adalah Bhiksu ke-dua, Nisshin (1407-1488) dan beliau terkenal mempunyai displin diri yang keras. Pada umur 19 tahun, beliau menjalani seratus hari displin yang keras.

Pada tahun 1427, Beliau menulis sebuah risalah hampir sama seperti yang ditulis oleh Nichiren “Penegakkan Ajaran Yang Keras” tetapi dengan versi baru, dan menyerang Shogun Muromachi yang berada dibawah kekuasaan Shogun Ke-Enam Yoshinori Ashikaga (1394-1441). Bhiksu Nisshin dengan keras mengkritik rejim Ashikaga dan akhirnya Beliau dipenjara karenanya.

Meskipun mendapat berbagai macam penyiksaan yang sangat kejam dengan berbagai cara, hal ini tidak merubah pandangannya. Salah satu siksa yang terberat adalah diatas kepalanya diletakan sebuah panci air panas, agar ia membuang hati kepercayaannya. Karena itu ia terkenal dengan sebutan “Nisshin dengan sebuah panci panas diatas kepala”. Pada suatu hari, ia membuat ramalan bahwa dalam waktu 100 hari akan terjadi kemalangan bagi Shogun Yoshinori.

Sesuai dengan apa yang diramalkan oleh Nisshin, Yoshinori mendapatkan hukuman mati dari seorang raja feodal dari Propinsi Okayama bernama Mitsusuke Akamatsu (1381-1441). Ramalan Bhiksu Nisshin menjadi kenyataan. Shogun baru yang bernama Yoshikatsu Ashikaga (1434-1443) segera melepaskan Bhiksu Nisshin, dan sangat kagum akan ramalan yang dibuatnya.

Banyak para bhiksu pengikut Nichiren mengalami segala macam penganiayaan yang sama. Bhiksu Nisshin sangat kuat dan menerima segala penganiayaan dengan teguh tanpa mengeluh. Kenyataannya ia hidup sampai umur 82 tahun.

Aula Utama

Bangunan lama telah musnah pada waktu Gempa Besar Kanto pada tahun 1923, tetapi dibangun kembali tahun berikutnya. Atap bangunan telah diperbaharui dengan tembaga pada tahun 1983. Objek utama altar pemujaan adalah sebuah rupang kayu Nichiren, pendiri dari Nichiren Shu, dibuat pada masa Edo (1603-1868) dan disemayamkan ditengah-tengah ruangan ini.

Beberapa rupang lain yang juga terdapat di aula utama :
• Shaka Nyorai atau Sakyamuni, dibuat pada masa Muromachi (1333-1573).
• Bhiksu Nichiei, tinggi 67.7 centimeter, dibuat pada tahun 1634
• Bhiksu Nisshin, tinggi 23 centimeter, dibuat pada tahun 1634
• Tanesada Chiba, tinggi 98.5 centimeter, dibuat pada tahun circa 1630

Makam dari aktor Sadao Maruyama

Kuil ini menjadi sangat terkenal karena kenyataannya bahwa disini terdapat makam Sadao Maruyama (1901-1945), seorang aktor terkenal, ia dimakamkan disini setelah meninggal akibat Bom Atom pada 6 Agustus 1945, dimana ia dan rombongannya sedang tinggal di Hiroshima untuk sebuah pertunjukkan. Rombongan keseniannya memperkenalkan drama barat di Jepang dan sering memainkan naskah yang ditulis oleh dramawan terkenal Prancis, Jean-Baptiste Poqueline, yang lebih dikenal sebagai Moliere (1622-1673). Monumen Maruyama's didalam Kuil ini memperlihatkan sebuah adengan dimana ia memainkan drama Moliere's L'avare. Pada tanggal 6 agustus setiap tahunnya, sebuah upacara peringatan dibuat untuk beliau.

Catatan: Pada foto diatas, terdapat sebuah tugu kayu yang terdapat disemua kuil Nichiren Shu. Terukir diatasnya karakter “Namu Myoho Renge Kyo” atau Odaimoku.

 
 
Aula Utama
 
Makam Aktor Sadao Maruyama
     
*klik gambar untuk tampilan lebih besar