RINGKASAN
Bab ini merupakan kelanjutan dari Bab 8. Disini sang Buddha memastikan Ananda, Rahula, dan ‘Pendengar' lainnya atau Sravaka, baik mereka yang masih memiliki sesuatu untuk dipelajari maupun yang tidak.
PENJELASAN
Ananda adalah seorang sepupu dari Buddha Sakyamuni, sedang Rauhula adalah putra dari Buddha Sakyamuni.
Raja Suddhodana (kakak) ---------- Siddhartha -------- Rahula Raja Kokubon (adik) --------- Devadatta ----- Ananda
"Ananda akan menjadi seorang Buddha dengan gelar Tathagata Raja Kekuatan Supernatural Kebijaksanaan Gunung Lautan." (P.164, ke-4 dari baris terakhir .):
"Rahula akan menjadi seorang Buddha bergelar Tathagata yang Berjalan di atas Bunga Tujuh Pusaka." (P.167, L.11)
"Kedua ribu Sravaka akan sama rata bergelar Tathagata Wujud Pusaka." (P.168, baris ke-5 dari bawah)
Kesepuluh Murid Utama sang Buddha:
- Sâriputra, yang paling cerdas. Tathagata Cahaya Bunga dalam bab 3,
- Mahâ-Kâsyapa, yang terunggul dalam pertapaan = Tathagata Cahaya dalam Bab 6,
- Subhuti, yang paling memahami ketiadaan/kekosongan= Tathagata Wujud Indah dalam Bab 6,
- Maka-Katyayna, ahli debat yang paling hebat = Tathagata Cahaya Emas Jambunadan dalam Bab 6,
- Maka-Maudgalyayana, yang memiliki kesaktian-kesaktian supernatural = Tathagata Keharuman Tamalapattracandana dalam Bab 6,
- Puruna, pengkothbah terbaik = Tathagata Kecemerlangan Dharma dalam Bab 8,
- Bhiksu Kaundinya, Mata Langit = Tathagata Kecemerlangan Universal dalam bab 8,
- Ananda, yang memiliki ingatan sempurna = Tathagata Raja Kekuatan Supernatural Kebijaksanaan Gunung Lautan dalam bab 9
- Rahula = Tathagata yang Berjalan di atas Bunga Tujuh Pusaka dalam bab 9.
- Upali, yang terunggul dalam mempertahankan Ajaran = namanya tidak tercantum dalam Bab 1 Sutra Bunga Teratai. Ada kemungkinan ia tidak hadir.
Dari Bab 2 hingga 9, Saddharma Pundarika Sutra telah menghadirkan para pengikut yang terkenal dari Buddha Sakyamuni satu persatu dan memberitahukan kepada kita bahwa masa depan Kebuddhaan mereka telah terjamin.
~ Namu Myohorengekyo ~