|
Tiga
Badan Sang Buddha
Oleh:YM.Bhiksu Shokai Kanai
Bukan hanya terdapat seorang
Buddha Sakyamuni saja tetapi terdapat banyak Buddha lainnya, seperti
Buddha Amitabha, dan Dainichi.
Buddha Amitabha dipuja disekte Jodo-shu Betsuin, Nishi-Hongwanji
Betsuin, dan Higashi Honganji Betsuin. Kamu tahu hari kelahiran
Buddha Amitabha? Saya adalah seorang bhiksu tetapi saya tidak tanggal
kelahirannya. Di Kuil Koyasan, anggota yang memuja Buddha Dainichi
atau Maha Vairocana Buddha. Apakah mereka tahu tanggal hari kelahiran
dari Buddha Vairocana? Saya pikir mereka tidak mengetahuinya. Saya
yakin kalian semua juga tidak ada yang tahu.
Saya akan memberitahukan kepada kalian kenapa kita tidak mengetahui
tanggal kelahiran Buddha Amitabha dan Maha Vairocana Buddha. Tetapi,
akan saya beritahukan jawabannya pada akhir ceramah ini.
Hari ini, saya ingin membicarakan tentang Tiga Badan Buddha. Istilah
“Badan” tidaklah untuk dipahami secara bertentangan
antara badan dan jiwa. Perkataan “Badan” adalah penjelmaan,
ini adalah tiga kekayaan dari Buddha. Mereka adalah Ojin, Ho-jin,
dan Hos-shin atau mereka dapat disebut Nirmana-kaya, Samboga-Kaya,
dan Dharma-kaya dalam bahasa sansekerta.
Yang pertama, adalah Badan perwujudan disebut Ojin atau Nirmana-Kaya.
Buddha mewujudkan dirinya dalam dunia ini sebagai Buddha Sakyamuni
dalam sejarah. Sama seperti kita, ia lahir, tumbuh, dan mencapai
Penerangan, mengajarkan kita berbagai ajaran, dan meninggal.
Kedua, adalah Ho-jin atau Sambhoga-kaya. Ini adalah Badan Kebajikan
/ Penghargaan. Kenapa ini disebut Badan Kebajikan? Karena Ia dapat
menjadi seorang Buddha sebagai hasil dari pelaksanaan maitri karuna
sebagai seorang Bodhisattva dan berjanji untuk menyelamatkan seluruh
mahluk. Sebuah contoh yang bagus adalah Buddha Amitabha. Kadang-kadang,
saya sedikit binggung tentang apakah Buddha Amitabha adalah seorang
Buddha yang utuh atau ia masih seorang Bodhisattva. Karena ia mengucapkan
48 janji, ia tidak dapat menjadi seorang Buddha sampai seluruh mahluk
mencapai KeBuddhaan.
Ketiga, adalah Hosshin atau Dharma-kaya. Ini adalah Sifat Sejati
(Badan Dharma) dari Buddha. Dapat dikatakan bahwa Buddha Dainichi
atau Maha Vairocana Buddha adalah Hosshin. Badan Dharma dari Buddha
adalah lambang Kebenaran Mutlak seperti halnya Maha Vairocana Buddha.
Sakyamuni, Amitabha, dan Dainichi semuanya adalah Buddha. Tetapi
mereka secara mendasar memiliki kekayaan yang berbeda-beda. Sakyamuni
melambangkan Badan Perwujudan, Amitabha simbol dari Badan Kebajikan,
dan Dainichi adalah simbol Badan Dharma.
Tiga Badan Buddha ini diinterpretasikan dalam banyak pengertian
lainnya. Hari ini, kita merayakan kelahiran dari Gautama Siddhartha
yang kemudian dikenal sebagai Buddha Sakyamuni pada umur 35 tahun.
Mari saya akan menjelaskan tentang Tiga Badan dari Buddha Sakyamuni.
Perlu kalian ketahui bahwa hanya Buddha Sakyamuni yang terdapat
dalam sejarah lahir ke dunia.
Ia lahir, tumbuh, dan mencapai Penerangan, mengajarkan ajaran mendalam
sebagai Buddha, menjadi tua dan meninggal pada usia 80 tahun. Ia
adalah Ojin – orang yang mempunyai badan fisik seperti halnya
kita.
Bagaimanapun, ketika bayi Buddha itu lahir pada tanggal 8 april,
ia belumlah menjadi seorang Buddha. Sebagaimana kita ketahui, ia
hidup sebagai seorang pangeran di Istana Kapila dan kemudian meninggalkan
rumahnya untuk menjadi seorang petapa. Setelah enam tahun melaksanakan
pertapaan dan meditasi, Ia mencapai Penerangan. Ia menjadi seorang
Buddha. Jadi ini disebut Badan Kebajikan Buddha setelah Ia mencapai
Penerangan. Perlu diketahui, bahwa ia tidak hanya melaksanakan enam
tahun pertapaan dan meditasi untuk membuat Gautama menjadi seorang
Buddha. Selama masa kalpa yang tak terhingga pada masa lampau, ia
adalah seorang Bodhisattva dan melaksanakan janjinya untuk menjadi
seorang Buddha dan melaksanakan banyak maitri karuna kepada orang
lain untuk dapat menjadi seorang Buddha. Terdapat banyak cerita
tentang kehidupan masa lampaunya seperti ia pernah menjadi seekor
ikan, harimau dan pingiun sekalipun. Sebagai hasil dari janji dan
pelaksanaan ini, Ia menjadi Buddha Sakyamuni. Ini adalah aspek lain
dari Tiga Badan Buddha Sakyamuni.
Lebih lagi, Buddha Sakyamuni dapat mencapai Penerangan dari Dharma
atau Kebenaran Sejati. Dharma ini sudah ada jauh sebelum Gautama
Siddhartha mencapai Penerangan. Ini adalah konsep yang sama bahwa
hukum gravitasi bumi ada jauh sebelum kemudian ditemukan oleh Isaac
Newton dengan memperhatikan jatuhnya sebuah apel ke tanah. Tetapi
tanpa Buddha Sakyamuni, kita tidak mungkin akan tahu tentang Dharma
dan kita juga tidak akan tahu tentang Buddha Amitabha dan Buddha
Vairocana. Buddha Sakyamuni membabarkan Dharma, sehingga Buddha
Sakyamuni juga adalah Perwujudan dari Kebenaran Sejati, Dharma.
Ini disebut Hosshin, atau Badan Dharma dari Buddha Sakyamuni. Bagaimanapun,
hanya Buddha Sakyamuni yang mempunyai Tiga Badan secara lengkah
dan utuh.
Sekarang, kembali ke pertanyaan tentang hari lahir Buddha Amitabha
dan Buddha Vairocana. Mereka bukanlah Buddha yang terdapat dalam
sejarah. Mereka tidak pernah lahir kedunia ini. Oleh karenanya,
mereka tidak mempunyai tanggal lahir. Tidak lahir berarti tidak
mati. Buddha yang ada dalam sejarah, Buddha Sakyamuni lahir pada
tanggal 8 april dan meninggal pada tanggal 15 pebruari. Jika ada
awal pasti ada akhir. Dharma tidak pernah lahir dan mati. Dharma
adalah Abadi. Meskipun Badan Perwujudan dari Buddha adalah tidak
kekal, Badan Dharma adalah abadi. Dalam istilah Kristen, Dharma
Kristen sudah ada sebelum Tuhan menciptakan pria dan wanita. Dharma
akan tetap ada meskipun hari penghakiman Tuhan telah tiba. Seperti
itulah, Buddha itu Abadi.
Pengertian lain dari Tiga Badan Buddha adalah bahwa Buddha Sakyamuni
dalam sejarah adalah Ojin atau Badan Perwujudan. Semua Sutra-sutra
yang kita baca adalah Hosshin, karena Sutra berisi Dharma. Sutra
yang kita baca di kuil dan rumah adalah sama seperti Badan Dharma
dari Buddha. Maka itu, kalian hendaknya tidak membuang sutra itu
atau meletakkannya ditempat yang kotor. Kita mesti menjaga buku
gongyo kita dengan penuh rasa hormat. Dan juga Badan Kebajikan dari
Buddha, adalah diri kita semua, sebab pada masa mendatang kita semua
akan menjadi Buddha sebagai hasil dari pelaksanaan kita.
Pengertian terakhir dari Tiga Badan dari Buddha adalah sangat penting
untuk kita. Ini menyadarkan kita bahwa kita memiliki ke Tiga Badan
Buddha tersebut. Sebagai contoh, badan fisik kita adalah Badan Dharma.
Pikiran kita adalah Badan Kebajikan, dan perilaku kita adalah Badan
Perwujudan. Bibit Buddha itu terdapat dalam diri kita sama seperti
bunga terdapat dalam benihnya. Dengan hal yang sama, bunga memerlukan
sinar matahari yang hangat agar dapat tumbuh, demikian juga Bibit
Buddha kita juga memerlukan kekuatan dari luar untuk menariknya
agar dapat berkembang. Kekuatan ini adalah penyebutan Nembutsu bagi
para penganut Buddha Amitabha, Zazen bagi para anggota Zen, menyebut
go-hogo bagi para anggota Kuil Koyasan dan Odaimoku, judul suci
untuk para pengikut Nichiren Shu yang berisi semuanya.
Bagaimana pun caranya Tiga Badan dari Buddha ini ditafsirkan, Buddha
Sakyamuni mengungkapkan kepada kita bagaimana caranya untuk mencapai
KeBuddhaan. Mari kita menyatakan penghormatan kita kepada Buddha
Sakyamuni. Mari kita letakkan tanggan kita dalam Gassho (anjali)
dan mengulang janji kita sebagai seorang Buddhis.
"Saya menaruh hati kepercayaan didalam Buddha"
“Saya menaruh hati kepercayaan didalam Dharma”
“Saya menaruh hati kepercayaan didalam Sangha”
Namu Myoho Renge Kyo, Namu Myoho Renge Kyo, Namu Myoho Renge Kyo
|