|
Sebab
Akibat (Karma)
Oleh: Bhiksuni Myosho Obata
Saya ingin memberikan ceramah
tentang sebab dan akibat. Inga dalam bahasa Jepang, dalam kaitan
dengan sebab dan akibat, adalah pengertian bahwa dimana ada sebab,
disitu akan selalu ada akibat, dan begitu juga sebaliknya, dalam
setiap akibat pasti ada sebabnya.
Kita melakukan sesuatu perbuatan.
Perbuatan itu akan menjadi sebab dan itu akan menyebabkan satu bentuk
akibat. Dari logika ini, Buddhisme menyimpulkan bahwa jika seseorang
melakukan perbuatan baik, akan ada akibat yang baik, dan jika seseorang
melakukan perbuatan jahat, akan ada akibat yang buruk. Ini dinamakan
“sebab baik akibat baik” dan “sebab buruk akibat
buruk”. Oleh karena itu, Buddhisme mengajarkan kebajikan dan
menghindari kejahatan.
Di Jepang, ada kalimat bahwa
“Dosa orang tua akan menjadi hutang sang anak,” tetapi
sebab yang dilakukan seseorang adalah milik dirinya sendiri dan
akibat yang diterima seseorang juga milik dirinya sendiri. Maka
dari itu, kalimat tersebut sangat jelas tidak benar.
Kemudian saya berpendapat
bahwa hidup kita adalah kreasi dari pikiran kita sendiri. Jika seseorang
manusia berbicara atau berbuat dengan pikiran yang murni, kebahagiaan
akan mengikuti dia bagaikan bayangannya sendiri. Jadi karma sebenarnya
ada dalam diri kita sendiri dan mengalir seperti aliran, dari masa
lalu ke masa sekarang dan dari masa sekarang ke masa mendatang.
Dan karma masa lalu mempengaruhi kehidupan kita masa kini, dan kemudian
menpengaruhi kehidupan kita dimasa mendatang. Sebagai hasilnya,
kita harus selalu berusaha untuk masa depan kita yang lebih baik.
Dan Nichiren Daishonin mengatakan dalam kito sho, mereka yang hidup
didalam alam kehidupan duniawi, bila mempertahankan pandangan yang
benar, dan melakukan perbuatan baik, dengan pasti akan lahir kembali
ke alam surga setelah meninggal. Jika jumlah mahluk surga bertambah
di alam surga, asura atau iblis akan merasa takut dan tidak akan
menganggu mahluk surga. Sebab dari itu, mahluk surga akan melindungi
mereka yang mempertahankan pandangan yang benar dan melalukan perbuatan
yang baik. |