|
Mendengarkan Orang Lain
oleh: YM.Bhiksuni Myosho Obata
Sang Buddha sering berkata, “Terdapat begitu banyak penderitaan
dalam hidupmu, selama kamu tinggal di dunia ini. Ketika kamu lahir
ke dunia, penderitaan itu dimulai. Kamu akan menjadi tua, sakit
dan kemundian meninggal dunia.” Kamu tidak dapat lari, dari
semua itu karena ini adalah kenyataan. Tidak hanya ini penderitaan
mu. Ketika kamu kehilangan atau terpisah dari seseorang yang kamu
cintai, ini adalah sebuah sebab nyata yang akan membuat kamu menderita.
Segala sesuatu yang kamu inginkan, tetapi kamu tidak bisa mendapatkannya,
semua ini adalah penderitaan. Atau, meskipun kamu telah memperoleh
semuanya yang kamu inginkan, kamu tidak akan pernah puas. Sebagai
contoh, ketika kamu mendapat seorang suami/istri yang baik, atau
menjadi kaya raya dan berhasil dalam kehidupan, tidak ada sesuatu
masalah yang terjadi, tetapi pada kenyataannya, perasaan kamu merasa
kosong dalam pikiranmu. Ini adalah awal dari sebuah penderitaan.
Masalahnya adalah ketika kamu sedang menderita,
kamu tidak dapat melihat kapan itu semua akan berakhir. Kelihatannya
penderitaan itu terus berlanjut tanpa henti, tidak ada akhirnya.
Sekarang, andaikata perasaan kamu sedang berada dalam kesedihan
atau sakit, apa yang mesti kamu lakukan ? atau, saya harus berkata,
apa yang kamu ingin, orang-orang disekitar kamu lakukan untukmu?
Saya tahu bahwa terdapat banyak ide dan pikiran yang kamu punya,
tetapi satu hal yang pasti dan semua orang pasti setuju dengan saya
adalah, kamu ingin seseorang mendengarkan dirimu. Ketika kamu sedang
sedih atau mengalami depresi, kamu akan gembira bila dapat berbicara
dengan teman tentang apa yang sedang terjadi denganmu. Kenapa kamu
ingin berbicara ? sebab, setelah memberitahukan cerita tentang kesedihanmu
kepada temanmu, kamu merasa dan percaya bahwa kamu berharga bagi
temanmu. Tetapi meskipun jika kamu telah memberitahukan tentang
segala kesedihanmu yang mendalam, kamu tidaklah sepenuhnya menjadi
sembuh, rasa sakit masih tetap ada disekitar kamu.
Tetapi apakah jika tidak terdapat teman disekitar
kamu, ini berarti tidak ada harapan bagimu untuk sembuh? Tidak,
Sang Buddha selalu mendengarkanmu, cobalah lihat Buddha yang ada
dikuil kita, bukankah terlihat bahwa telinga Buddha begitu besar?
Dibandingkan dengan telinga, mulutnya selalu tersenyum. Menurutmu
kenapa mereka terlihat seperti itu? Mari saya beritahukan kepadamu
tentang pendapat pribadi saya. Ini adalah karena Buddha selalu mendengarkanmu.
Selalu, berarti mereka selalu senang memberikanmu saran-saran. Pertama,
semua Buddha selalu siap untuk mendengarkan pengakuanmu tentang
segala derita, dan kesedihanmu. Inilah kenapa, saya percaya, bahwa
para Buddha itu mempunyai telinga yang panjang dan besar. Jadi,
ketika kamu berada dalam masalah, atau dalam keadaan sakit, janganlah
putus asa ! jangalah berpikir bahwa kamu tidak diinginkan. Silahkan
datang untuk melihat Buddha, duduklah didepanNya, dan beritahukan
kepada Buddha segala sesuatu yang ada dalam pikiranmu. Saya percaya
bahwa para Buddha segera akan mendengarkanmu. Bagaimanapun, dalam
ajaran Mahayana, khususnya berdasarkan kepada Saddharma Pundarika
Sutra, ini tidaklah cukup, maksud saya hanya menemukan seseorang
untuk mendengarkanmu tidaklah cukup untuk menjadi seorang Bodhisattva.
Kemudian apa yang dapat kita lakukan? Kamu dapat menjadi seorang
pendengar, ketika kamu sedang menderita, kamu akan memperoleh pertolongan
dari teman atau dari Buddha, tetapi ketika kamu telah keluar dari
penderitaan / sakit, kamu harus menyadari dan siap untuk mendengarkan
juga segala penderitaan orang lain. Komentar tidaklah diperlukan,
hanya cukup dengarkan mereka dengan seluruh pikiran dan jiwa untuk
mereka.
Harap, janganlah lupa berapa banyak budi yang kamu
dapatkan ketika seseorang yang kamu percaya mau mendengarkanmu,
inilah kenapa sekarang kamu harus melakukan hal yang sama kepada
semua yang menderita.
“Terdapat sebuah pertanyaan yang sering ditanyakan,
kenapa saya dilahirkan ke dunia ini ? jawaban saya adalah, tidak
ada sesuatupun didunia ini yang tidak mempunyai nilai, ini termasuk
dirimu. Karena kamu ada disini, kamu dapat menolong seseorang. Suatu
hari orang-orang disekitarmu akan sangat senang karena dirimu.”
Ini adalah apa yang Buddha coba beritahukan kepada kita. Ini adalah
intisari dari Saddharma Pundarika Sutra.
Terima kasih kepada kalian yang telah datang dan
untuk mendengarkan saya. |