- MENYEBUT
"NAMU MYOHO RENGE KYO" [ 3 kali, bersuara ]
[Sebut bersama-sama seluruh
umat dan bhikku atau pemimpin Gongyo]
- PENGENALAN
[Dibaca oleh bhikku atau pemimpin
Gongyo]
Kami sepatutnya mengetahui bahwa seluruh
tempat ini adalah singgasana penerangan;
Didalam
tempat ini,
Para Buddha mencapai Penerangan Agung
Didalam
tempat ini,
Para Buddha memutar Roda Dharma
Didalam
tempat ini,
Para Buddha memasuki Pari Nirvana
- BERSUJUD
KEPADA TIGA PUSAKA
[Dibaca bersama-sama umat
dan bhikku atau pemimpin Gongyo]
Dengan sepenuh hati kami,
Kami bersujud kepada Buddha yang kekal abadi dari sepuluh
penjuru dunia
Dengan
sepenuh hati kami,
Kami bersujud kepada Dharma yang kekal abadi dari sepuluh
penjuru dunia
Dengan
sepenuh hati kami,
Kami bersujud kepada Sangha yang kekal abadi dari sepuluh
penjuru dunia
- SEMBAHYANG
[Dibaca oleh bhikku atau pemimpin
Gongyo]
Namu Buddha Sakyamuni, guru sejati yang telah mencapai Kebuddhaan
di masa lampau
Namu
Maha Mandala Agung, yang paling dihormati, bulat sempurna
yang belum pernah dimunculkan sebelum masa akhir dharma
Namu Prabhutaratna Tathagata, yang muncul di dunia ini
untuk menjadi saksi atas kebenaran dari Saddharma Pundarika
Sutra
Namu
Para Buddha dari sepuluh penjuru dunia dari masa lampau,
masa sekarang dan masa akan datang, yang sesungguhnya
merupakan perwujudan dari Buddha Sakyamuni
Namu
Visistacaritra, Anantacaritra, Visuddhacaritra, Supratisthitacaritra,
dan Maha Bodhisattva lainnya yang muncul dari bumi, pengikut
sejati dari Buddha Sakyamuni
Namu
Manjusri, Samantabhadra, Maitreya, Bhaisajyaraja, Bhaisajyassmudgata,
Pradanasura, Gadgadasvara, Avaloskitesvara dan para bodhisattva
lainnya, pengikut sejati dari Buddha Sakyamuni
Namu
Mahabrahman, Sakra, Raja dari Empat Penjuru Langit dan
para dewa-dewi lainnya yang melindungi pelaksana dari
Kendaraan Tunggal
Namu
Empat Golongan dari pengikut yang menggabungkan orang-orang
yang percaya kepada Saddharma Pundarika Sutra
Namu
Maha Bodhisattva Nichiren Daishonin, pendiri Hukum dan
pemimpin luar biasa yang hidup dalam masa akhir dharma
Namu
enam pengikut utama, sembilan pengikut utama dan pengikut
lain dari Nichiren Daishonin dan juga para Bhikku yang
turut serta dalam Pelaksanaan Hukum ini.
Semoga semua yang dipuja ini datang ke tempat penerangan
ini, melihat kami dengan mata mereka yang penuh Kebijaksanaan
dan menerima perlindungan Dharma yang muncul dari rasa
maitri karuna mereka kepada kami.
- KALIMAT
PEMBUKAAN SUTRA
[Baca bersama-sama umat dan
bhikku atau pemimpin Gongyo]
Pelajaran
yang paling mendalam dan mengagumkan dibabarkan dalam Sutra
ini.
Sutra ini sulit untuk ditemukan walau satu dari ribuan dan
jutaan tahun.
Sekarang
kami dapat membaca, mendengar, menerima dan menyimpan
Sutra ini.
Semoga
kami mengerti ajaran yang paling sempurna dari Sang Tathagata
!
- MENYEBUT
"NAMU MYOHO RENGE KYO" [ 3 kali, bersuara ]
[Menyebut Bersama-sama]
- MEMBACA
SUTRA SADDHARMA PUNDARIKA SUTRA
[Membaca
bersama-sama]
Bab II
Ho Ben Pon Dai Ni "Upaya Kausalya"
Bab
XVI Nyo Rai Ju Ryo Hon Dai Ju Roku
"Panjang Umur Sang Tathagata"
Tambahan
: [ Jika menginginkan ]
Bab XXI Nyo Rai Jin Riki Hon Dai Ni Ju Ichi
"Kekuatan Gaib Sang Tathagata"
Bab XXV Kan Ze On Bo Satsu Hu Mon Bon Dai Ni Ju Go
"Bodhisattva Avalokitesvara"
Yokuryoshu "Buddha Memberkati Semua Mahluk Hidup"
- MENYEBUT
"NAMU MYOHO RENGE KYO" [Menyebut terus menerus]
[Menyebut Bersama-sama,
Berhenti setelah bhikku atau pemimpin Gongyo membunyikan
bell tanda selesai]
- MEMBACA
PESAN-PESAN DARI SADDHARMA PUNDARIKA SUTRA
[Dibaca oleh bhikku atau pemimpin
Gongyo bersuara dan umat di dalam hati]
SULITNYA MENJAGA SUTRA INI
(BAB.XI, MUNCULNYA SEBUAH STUPA PUSAKA)
Sutra
ini begitu sulit untuk dipelihara, seandainya seseorang
menjaganya sementara waktu, Aku bergembira dan begitu
juga para Buddha, Orang seperti itu adalah berani; Orang
seperti itu adalah bersemangat; Orang seperti itu adalah
pemelihara hukum dan pelaksana dhuta, dengan segera akan
mencapai Jalan Kebuddhaan Yang Agung
Dia
yang di dalam generasi mendatang dapat membaca dan menjaga
sutra ini adalah sungguh-sungguh Putera Sang Buddha berdiam
di dalam tingkat kebaikan suci
Dia
yang dapat menjelaskan maknanya, akan menjadi mata dunia
bagi para dewa dan manusia
Dia
yang didalam ujung masa akhir dharma, dapat mengkhotbahkannya
meskipun hanya sebentar, oleh para dewa dan manusia akan
dimuliakan.
IYOGONSHI
(BAB.XXI, KEKUATAN GAIB SANG TATHAGATA)
Pada
hakekatnya,
Segala Hukum yang dimiliki oleh Sang Tathagata;
Segala
kekuatan gaib yang sempurna dan agung dari Sang Tathagata;
Segala
harta Kekayaan yang azazi serta pelik dari Sang Tathagata;
Semuanya
dinyatakan, dipertunjukkan,
Diungkapkan serta dijelaskan dalam Sutra ini.
Dinegeri manapun Sutra ini diterima maupun dipelihara,
dibaca maupun dihafalkan, dibentangkan maupun disalin,
dibina maupun dilaksanakan sebagai suatu ajaran dan dimanapun
juga baik disuatu tempat maupun didalam suatu candi, ditaman
maupun dibawah sebuah pohon, didalam suatu sanggar pemujaan
maupun dirumah seorang pengikut, diistana maupun dipegunungan,
dilembah maupun dihutan belantara, dimana isi sutra ini
dipelihara, maka kalian semua harus mendirikan sebuah
stupa dan membuat persembahan-persembahan ditempat-tempat
ini
Kalian
ketahuilah, bahwa seluruh tempat-tempat ini adalah singgasana-singgasana
penerangan dan,
Ditempat-tempat
inilah,
Para Buddha mencapai Penerangan Agung
Ditempat-tempat
inilah,
Para Buddha memutar Roda Dharma
Ditempat-tempat
inilah,
Para Buddha memasuki Pari Nirvana
Namu Myoho Renge Kyo [ 1x ]
-
BERDOA
[Dibacakan oleh bhikku atau pemimpin
Gongyo bersuara, umat dalam hati]
Kami dengan penuh hormat mempersembahkan seluruh kebajikan
kami, sekarang berkumpul;
Untuk
Maha Guru Kebajikan,
Buddha Sakyamuni yang sejati;
Kepada
Ajaran Utama,
Saddharma Pundarika Sutra
Kepada pemimpin dari masa akhir dharma, Maha Bodhisattva
Nichiren Daishonin;
Dan
kepada para dewa pelindung dharma,
Semoga
semua yang berada dibawah langit dan empat penjuru lautan,
hidup dalam Dharma Sejati !
Semoga
Dharma Sejati ini akan tersebarluaskan dalam sepuluh ribu
tahun di masa akhir dharma !
Semoga
kami menyadari bahwa dunia ini adalah tanah suci dari
Buddha Yang Abadi !
Semoga
perdamaian terwujud di seluruh dunia dan seluruh umat
manusia hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan !
Semoga
seluruh umat manusia, hidup dengan tentram dan panjang
usia tanpa ada malapetaka !
Semoga
kedamaian dan kebahagiaan untuk selamanya dan semuanya
menjadi lebih sejahtera !
Semoga
kami dapat menjernihkan pikiran, dan membatasi keinginan
kami, belajar untuk lebih bijaksana, bebas untuk menjalankan
kehidupan dengan tenang, dan belajar untuk membatasi semua
keterikatan dalam pikiran !
Kami
berdoa untuk seluruh jiwa leluhur kami dan untuk seluruh
jiwa di alam semesta !
Kami
berdoa bahwa semua akan menjadi sadar akan hukum alam,
yang mana adalah Buddha Dharma dan dengan seluruh kebajikan
mengikuti ajaran dari Saddharma Pundarika Sutra
Semoga
seluruh mahluk hidup diselamatkan secara adil, mengatasi
penderitaan dan mencapai kebahagiaan dan ketentraman !
Dengan
doa ini, kami bersemangat untuk meningkatkan pengertian
kami dan penghargaan atas semua yang telah kami peroleh
dan kami terima
Dan
mengembangkan kebijaksanaan melalui cara berpikir dan
berprilaku yang akan berguna untuk yang lainnya.
Namu
Myoho Renge Kyo [ 1x ]
-
EMPAT
JANJI AGUNG
[Dibaca bersama-sama umat, dan bhikku
atau pemimpin Gongyo]
Kesadaran diri adalah tak terhingga,
Aku berjanji untuk menyelamatkan
seluruh mahluk hidup
Hawa
nafsu kami adalah tidak terbatas,
Aku berjanji untuk mengalahkan mereka semua
Ajaran
Sang Buddha adalah tidak terjangkau,
Aku berjanji untuk mempelajari semuanya
Jalan
Kebuddhaan adalah tidak ada bandingannya,
Aku berjanji untuk mencapai Jalan Kesadaran
-
MENYEBUT
"NAMU MYOHO RENGE KYO" [ 3 kali bersuara ]
[Menyebut bersama-sama,
setelah bell dibunyikan oleh bhikku atau pemimpin Gongyo]