Tenso Daijin
03/11/2011 – 1:17 pm | No Comment

Tensho Daijin
Mahkluk ini adalah dewi matahari Shinto yang juga dikenal dengan Amaterasu Omikami. Kamus Istilah dan Konsep Buddhis menyertakan informasi berikut berkaitan dengannya:
“Dewi Matahari yang terdapat dalam mitologi Jepang, yang belakangan diadopsi menjadi seorang dewa …

Read the full story »
Home » Dharma Talk

Tri Ratna (Buddha, Dharma dan Sangha)

Submitted by on 17/07/2011 – 4:33 amNo Comment

Oleh: Rev.Myosho Obata

Setelah kita menyebut Do jo ge, Aku akan menceritakan tentang Tiga (San Ki E Mon).

Kami berlindung kepada Buddha ! Bersama-sama dengan semua mahluk hidup, marilah kita mencapai Jalan Agung.

Kami berlindung kepada Dharma! Bersama-sama dengan semua mahluk hidup, marilah kita memasuki Gudang Sutra dan membuat Kebijaksanaan dan Welas asih kita dalam dan luas seperti samudera.

Kami berlindung kepada Sangha! Bersama-sama dengan semua mahluk hidup, marilah kita membimbing semua mahluk untuk mencapai Kebebasan dari semua rintangan dan penderitaan.

Buddhisme Selatan mengucapkan kata-kata ini dalam bahasa Pali:

Buddham saranam gacchami. Dhammam saranam gacchami. Sangham saranan-i gacchami.

Dalam teks Hua Yi, kata-katanya diucapkan seperti ini:

Na Mo Fo Na Mo Fa Na Mo Seng

Di Buddhisme, Tiga Pusaka ini adalah objek pemujaan yang paling utama. Terdapat Empat Kebajikan Buddhisme dalam Nichiren Shu:

  1. Menghargai kebaikan yang diberikan oleh orangtua,
  2. Menghargai kebaikan yang diterima dari seorang raja (Negara),
  3. Menghargai kebaikan yang diterima dari semua orang (Masyarakat),Menghargai kebaikan yang diterima dari Tiga Pusaka (Buddha, Dharma, dan Sangha).

Mengambil perlindungan kepada Tiga Pusaka adalah suatu hal yang sangat penting bagi semua orang yang menyebut dirinya seorang Buddhis. Dari poin inilah perwujudan sebagai seorang Buddhis dimulai.

Tiga Pusaka itu adalah Buddha, Dharma, dan Sangha. Buddha berarti Telah Mencapai Tempatnya dan Kebuddhaan adalah tujuan dari semua Buddhisme. Buddha Sakyamuni, pendiri dari Buddhisme, adalah manusia pertama dalam sejarah yang telah mencapai tingkatan ini. Berdasarkan inilah, semua Buddhis diseluruh dunia mengambil perlindungan dalam Buddha. Kemudian, dalam Buddhisme Mahayana, banyak terdapat Buddha-buddha lain selain Buddha Sakyamuni bermunculan.

Sebagai contoh Buddha lain seperti Buddha Amitabha dan Buddha Obat – Bhaisajyaraja (Yakushi) Buddha, semua mulai bermunculan sebagai objek pemujaan.

Dan Dharma adalah salah satu dari Tiga Pusaka, Ini merupakan kumpulan tulisan (sutra) yang dikelompokkan secara bersama-sama dan disebut Tri-Pitaka (San Zou), Tiga Keranjang atau kumpulan. Diantara mereka, terdapat Sutra (Kyo) dan Vinaya (Aturan, Ritsu) semua adalah ajaran dan pembabaran yang disampaikan oleh Buddha Sakyamuni. Komentar dan penjelasan Sutra dan Vinaya (Ron), bagian ketiga dari tulisan, dibuat oleh para sarjana atau bhiksu-bhiksuni yang mempunyai kebajikan tinggi pada masa lampau.

Terakhir, Sangha adalah terdiri dari empat macam pengikut yakni Para Bhiksu, Bhiksuni, Upasaka dan Upasika. Ini termasuk semua orang yang percaya ajaran yang disebut Buddhisme dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kemudian ini juga termasuk seluruh Buddhis. Dan Nichiren Daishonin menulis dalam Itai Doshinji, semua hal adalah mungkin, jika semua bersatu dalam satu semangat. Tidak ada sesuatu apapun yang dapat dicapai jika tidak bersatu.

Jika semua orang bersatu dalam satu pikiran dan tujuan meskipun berbeda badan. Mereka akan mencapai tujuan mereka. Bagaimanapun, jika mereka menjadi satu badan tetapi mempunyai pikiran yang berbeda, mereka akan tidak mampu untuk mencapai apa yang luar biasa. Nichiren Daishonin mengingatkan kita agar disatukan tujuan kita semua maka kita akan mencapai tujuan dari kita semua para pelaksana Sutra Bunga Teratai. Kata-kata Itai Doshin, berarti satu tujuan tetapi berbeda badan, sering digunakan untuk menguraikan tentang kesatuan didalam Sangha.

Lagipula, Nichiren Daishonin berkata dalam Issho Jobutsu Sho, ‘Ketika kamu membersihkan sebuah cermin berdebu, maka akan bersinar seperti sebuah permata. Pikiran yang sesat dan belum dewasa adalah seperti sebuah cermin yang berdebu. Ketika kamu membersihkan pikiran berdebumu, ia akan menjadi sebuah cermin yang mencerminkan kebenaran yang sejati itu. Taruhlah hati kepercayaanmu didalam Tiga Pusaka atau Tri Ratna (Buddha, Dharma dan Sangha) dan biarkanlah pikiranmu berkilau siang dan malam. Bagaimana cara agar kamu bisa bersinar ? Cukup hanya sebut, Namu Myoho Renge Kyo.

Nb.bahan untuk ceramah bulan Agustus 2004

Incoming search terms:

  • TRI RATNA
  • triratna
  • isi tri ratna
  • kebajikan buddha dhamma dan sangha
  • kebajikan dhamma sangha dan buddha
  • kebajikan triratna
  • Kebajikan-kebajikan buddha dhamma dan sangha
  • makalah tentang triratna
  • materi triratna sebuah perlindungan
  • macam macam buddah sangha darma

Leave a comment!

You must be logged in to post a comment.

GET UPDATE VIA EMAIL
Dapatkan kiriman artikel terbaru
langsung ke email anda!